Langsung ke konten utama

Matan Jazari: Bab Muqoddimah 2


Bait ke-2 dan 3

اَلْحَمْدُ لِلهِ وَ صَلَّي اللهُ     عَلَي نَبِىِّهِ وَ مُصْطَفاَ هُ
مُحَمَّدٍ وَ اَلِهِ وَصَحْبِهِ     وَ مُقْرِئِ الْقُرْانِ مَعْ مُحِبِّهِ

Segala puji bagi Allah, shalawat-Nya semoga tercurah kepada nabi-Nya dan hamba pilihan-Nya

(Yaitu, baginda nabi) Muhammad SAW, keluarganya, para sahabatnya dan orang yang mengajarkan Al Qur’an beserta orang-orang yang mencintainya

Bait ini, berbicara tentang sholawat (صلي). Allah SWT berfirman dalam QS. Al Ahzab: 56,

اِنَّ اللهَ وَمَلَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَليَ النَّبِيِّ. ياَ اَيُّهَا الَذِيْنَ اَ مَنوْا صَلّوْ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْماً.

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”

Adapun sholawat terbagi menjadi 3 jenis:

1.       Sholawat dari Allah SWT yang berarti rahmat.
2.       Sholawat dari malaikat yang berarti memohonkan ampunan.
3.       Sholawat dari orang-orang mukmin berarti berdoa agar diberi rahmat, seperti dengan ucapan Allahumma sholli ‘ala Muhammad. Sementara salam, seperti ucapan Assalamu’alaika ayyuhan nabi.

Adapun keutamaan bersholawat atas Nabi Muhammad SAW antara lain:

1.       Allah SWT akan memberikan rahmat sepuluh kali lipat untuk setiap satu satu sholawat yang dipanjatkan kepada baginda nabi Muhammad SAW.

Dari Abdullah bin Amr bin Ash, Rosulullah SAW bersabda,

من صلي علي صلاة وا حدة صلي الله عليه بها عشرا

“Barangsiapa bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah yang akan langsung membalasnya) dengan bersholawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim)

2.       Dihapuskan baginya sepuluh kesalahan.

3.       Diangkat derajatnya sebanyak sepuluh derajat.

Dari Anas bin Malik, Rosulullah SAW bersabda,

من صلي علي صلاة وا حدة صلي الله عليه عشر صلوات وحطت عنه عشرخطينا ت ورفع له عشر درجات

“Barangsiapa bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali dan dihapuskan untuknya sepuluh kesalahan dan diangkat derajatnya sepuluh kali lipat.” (HR. Ahmad dan Nasai)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Matan Jazari: Isti'adzah dan Basmalah

1.       Cara membaca isti’adzah dan basmalah pada awal surat: -           Waqaf di semua tempat (isti’adzah, basmalah dan awal surat) -           Washal di semua tempat -           Washal di isti’adzah dna basmalah, kemudian qotho’ di awal surat -           Memisahkan isti’adzah dengan basmalah, lalu meyambung basmalah dengan awal surat Tertulis dalam Taqribal Ma’ani Syarah Hizual Amani: إ ِذَا مَا أَوَدْتَ الدَّهْرَ تَقْرَأَ فَسْتَعِذْ     جِهَا رَأَ مِنَ الشَّيْطاَنِ بِا للهِ مُسْجَلآ عَلَي مَا أَتَي فِي النَّحْلِ يُسْرَأَ وَإِنْ تَزِدْ      لِرَبِّكَ تَنْزِيْهَا فَلَسْتَ مُجَهَّلآَ وَقَدْ ذَكَرُ وْا لَفْظُ الرَّسُوْلِ فَلَمْ يَزِدْ      وَلَوْ مَعَ هَذَا لنَّقْلُي لَمْ يُبْقِ مُجْمَلاَ Qurra’ ...

Matan Jazari: Pembagian Huruf dalam Ilmu Tajwid

Menurut Imam Ath Thiby dalam matannya bahwa huruf terbagi menjadi 3 macam, yakni: وَاسْتَعْمَلُوْأَيْضًا حُرُوْفَا زَائِدَةْ     عَليَ الَّذِي قَدَّمَتْهُالْفَائِدَةْ كَقَصْدِ تَخْفِيْفَ وَقَدْ تَفَزَّفَتْ     مِنْ تِلْكَ كَالْهَمْزَةَ حِيْنَ سُهِّلَتْ 1.       Huruf Ma’ani Huruf ma’ani adalah huruf yang memiliki makna meskipun berdiri sendiri. Contoh: وَ, بِ, لاَ 2.      Huruf Mabani Huruf mabani adalah huruf yang akan memiliki makna jika digabungkan dengan huruf lainnya. Contoh: قَ + لَ = قَلَ Huruf mabani, terbagi menjadi 2 macam, yakni: ü   Huruf Ashli Huruf ashli adalah huruf yang memiliki bunyi dan bentuk. Huruf ashli ini terbagi lagi menjadi 2 macam: ·          Huruf Hija’i Huruf hija’i adalah huruf yang bisa ditulis semua tapi tidak bisa dibaca seluruhnya. Dalam hal ini, huruf alif ( ا ) dan hamzah ( ء ) adalah...

Matan Jazari: Lahn

Lahn secara bahasa adalah kesalahan. Secara istilah adalah kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam membaca Al Qur’an, baik dari segi i’rob maupun tajwidnya. Ada dua jenis lahn, yakni: 1.        Lahn Jalli Lahn Jalli adalah kesalahan yang terjadi pada kata-kata didalam Al Qur’an, baik yang mengubah makna maupun tidak. Lahn jenis ini dapat diketahui oleh semua orang yang mendengarnya. Lahn Jalli terbagi menjadi beberapa jenis: a.        Lahn Jalli didalam Huruf Ada beberapa macam, yakni: -           Tertukarnya satu huruf satu dengan huruf lainnya. Contoh: عِيْشَةً رَا ض ِيَة menjadi عِيْشَةً رَا دِ يَة -           Menambahkan huruf dalam satu kata. Contoh: وَلِتَ سْ ئَلُوْنَ menjadi وَلِتَ سَ ئَلُوْنَ -           Mengurangi huruf dalam satu kata. Contoh: و َل َتَمُوْا ت...