SEJARAH KODIFIKASI AL QUR’AN a. Pemberian Tanda Titik Huruf ( Nuqath Al I’rob ) Naskah mushaf utsmani generasi pertama adalah naskah yang ditulis tanpa alat bantu baca yang berupa titik pada huruf ( nuqath al-i’jam ) dan harakat ( nuqath al-i’rab ) yang lazim kita temukan hari ini dalam berbagai edisi mushaf Al Qur’an. Langkah ini sengaja ditempuh oleh Khalifah Utsman bin Affan dengan tujuan agar rasm (tulisan) tersebut dapat mengakomodir ragam qira’at yang diterima lalu diajarkan oleh Rasulullah SAW. Ketika naskah-naskah itu dikirim ke berbagai wilayah, semuanya pun menerima langkah tersebut, lalu kaum muslimin pun melakukan langkah duplikasi terhadap mushaf-mushaf tersebut. Terutama untuk keperluan pribadi mereka masing-masing. Dan duplikasi itu tetap dilakukan tanpa adanya penambahan titik ataupun harakat terhadap kata-kata dalam mushaf tersebut. Hal ini berlangsung selama kurang lebih 40 tahun lamanya. Dalam masa itu, terjadilah berbagai perlua...